SANGGARBisnisOnline.Com
Your Adsense Link 728 X 15

Pemimpin yang Berkarakter Akan, Mengembalikan Karakter Bangsa

Posted by Unknown Sabtu, 18 Agustus 2012 0 komentar
Indonesia dengan segala masalahnya, Memerlukan sosok seorang pemimpin yang mempunyai karakter jelas dalam memimpin bangsa. Sehingga mampu membawa indonesia ke masa kejayaan. mampu menjadikan negara ini menjadi negara yang kokoh dan tidak bergantung kepada negara-negara maju. Karakter yang jelas dari seorang pemimpin menjadi modal utama untuk membuat negara ini berkarakter, sebab saat ini bangsa indonesia telah kehilangan karakter. Indonesia Perlu pemimpin yang memiliki karakter :

1.        Jiwa Spiritual Yang Luhur

                 Karakter ini menjadil landasan paling dasar untuk seorang pemimpin. Pemimpin yang memiliki jiwa Spiritual yang luhur dia akan memiliki prinsip-prinsip yang kokoh dalam menegakkan kebenaran, serta dalam menetapkan segala kebijakan akan selalu berlandaskan Tuhan yang maha Esa juga untuk kemaslahatan umat, sebab pemimpin yang memiliki jiwa spiritual luhur, kontak batin / jiwanya tidak akan putus dengan sang maha pencipta.

2.         Teladan

                 Seorang pemimpin akan mampu membawa masyarakat yang di pimpinnya menjadi lebih baik, jika dia bisa menjadi Teladan bagi masyarakat yang dipimpinnya, contohnya Nabi Muhamad saw. Beliau mampu menjadi pemimpin terbaik di dunia karena beliau menjadi teladan bagi umatnya, antara ucapan dan tindakan beliau sama, Nabi Muhamad tidak akan menyerukan sesuatu sebelum dia memperaktekannya. Nabi muhamad menyerukan kejujuran, kebaikan, kedamaian, kesederhanaan setelah ia jujur, baik, bijaksana dan sederhana

3.        Berani Mengambil Keputusan

                 Dalam keadaan yang carut marut seperti sekarang Indonesia perlu sosok seorang presiden yang gagah, berani dan tegas dalam memimpin. Sehingga dia mampu menegakan keadilan dan mengedepankan kebenaran diatas segalanya. Pemimpin yang berani yang akan mampu mengembalikan karakter bangsa dan menumbuhkan sikap percaya diri terhadap masyarakat yang dipimpinnya. Ia berani menegakan hukum tanpa pandang bulu.

4.        Hening Artinya Cipta

                 Seorang pemimpin harus memiliki Ide, Prakarsa, dan Kreatif. Untuk memajukan negara yang dipimpinnya seorang pemimpin tidak cukup mengandalkan Tim Ahli, Tim Pencari Fakta dan sebagainnya. pada pelaksanaannya sangat tidak mencerminkan kualitas dari seorang pemimpin. Juga termasuk pemborosan anggaran. Supaya itu tidak terjadi di masa yang akan datang maka seorang presiden haruslah memilki karakter Cipta. Sehingga dia memiliki ide, untuk menyelesaikan setiap masalah. Untuk memajukan negara. Ini sebabnya mengapa negara kita yang kaya raya tetapi masyarakatnya sangat kental dengan kemiskinan. Jawabannya kita di pimpin oleh pemimpin yang tidak memiliki ide, Prakarsa dan kreatif.

5.        Pelayan yang Baik

                 Pemimpin di tugaskan untuk melayani masyarakat bukan untuk dilayani masyarakat. Ironisnya pemimpin di negara kita begitu dimanjakan oleh masyarakat, lebih patal lagi tuan-tuan terhormat yang kita layani itu tidak peduli terhadap nasib pelayannya, mau pelayannya kelaparan, pelayannya bodoh, atau pelayannya tertindas oleh kebijakannya. Ini sangat jauh dari kepemimpinan yang dicontohkan Rasulallah beliau tidak punya istana mewah, beliau tidak memiliki baju yang mahal, beliau tidak memiliki ajudan dan pintu rumahnya selalu terbuka untuk umatnya yang mengadu atau mencari keadilan. Contoh lain Kalifah Umar Bin Khatab beliau meski seorang pemimpin tetapi rela tengah malam memikul sekarung beras untuk melayani masyarakat yang dipimpinnya.

6.        Memiliki Panca Indra yang Peka

                 Negeri ini sudah sangat rindu dengan sosok pemimpin yang mendengar terhadap jeritan masyarakat yang kelaparan, tangisan anak-anak yang kehilangan hak nya untuk sekolah. Bangsa ini juga sangat rindu pemimpin yang tidak buta melihat derita rakyatnya. Dan pemimpin yang sejuk tutur kata serta kebijakannya. Kita rindu bahkan aku bertanya ini kepada seorang warga  dikampungku, ia menceritakan dengan berlinang air mata. Namanya pak dana dia seorang yang sangat tidak mampu, dia ditinggalkan anak dan istrinya akibat sakit demam berdarah dan polio anaknya.

7.        Cerdas

                 Seorang pemimpin harus cerdas dalam semua hal, sebab ia harus mengendalikan dan mampu menggali sumber daya sehingga dia mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, ia juga harus cerdas secara emosi sebab ia dituntut untuk selalu memahami hati rakyat yang dipimpinnya, mampu mengetahui dan menganalisis keadaan sikologis masyarakat, aspirasi dan kemauannya. Saya yakin jika pemimpin ini cerdas maka negara ini akan mampu mandiri dan tidak bergantung kepada negara maju.


8.        Tegas

                 Ketegasan seorang pemimpin akan berpengaruh terhadap masyarakat yang dipimpin. Memiliki pemimpin yang tegas masyarakat akan tenang merasa aman hidup bernegara, pemimpin yang tegas akan lebih dicintai masyarakat karena hadirnya pemimpin yang tegas juga akan memberikan rasa adil bagi masyrakat. Contoh Rasulallah saw. Berani mengatakan “Jika anaku melakukan kesalahan maka aku yang akan menghukumnya. Jika anakku mencuri maka aku yang akan memotong tangannya”


9.        Komitmen

                 Pemimpin adalah orang yang terpilih untuk menerima sebuah amanah. Seorang yang menerima sebuah amanah haruslah komitmen dengan amanah yang di embannya. Jangan sampai pemimpin menjadi sosok yang munafik ia berkata siap mengemban amanah tetapi ia khianat, atau sebagai contoh mereka para pemimpin sebelum memimpin berteriak dengan teriakan janji-janji yang menggiurkan mereka menjual janji sebanyak banyaknya lalu setelah terpilih mereka seakan lupa dan sama sekali tidak komitmen dengan ucapannya.


10.    Bijaksana

                 Bijaksana artinya seorang pemimpin dalam memutuskan suatu kibajakan memutuskan dengan bijaksana, pro rakyat. Sehingga akan menciptakan ketentraman pada masyarakat yang dipimpinnya.


11.    Dekat dengan Rakyat

                 Hanya pemimpin yang dekat dengan rakyat yang akan mampu memahami keadan rakyat, perasaan rakyat, masalah rakyat, dan kemauan rakyat. Tidak boleh ada jurang pemisah yang akan memisahkan rakyat dengan pemimpin sebab jika pemimpin tidak dekat dan bersahabat dengan rakyat maka pemimpin akan buta, tuli dan sesat.


12.    Sederhana

                 Seorang pemimpin dalam kehidupannya harus penuh dengan kesederhanaan. Sebab jika mereka bermewah-mewahan sangat ironi dengan hakikat mereka yaitu melayani rakyat. Sifat kesederhanaan seorang pemimpin akan membawanya lebih dekat dengan rakyat yang dipimpinnya. Dia tidak akan gengsi, atau risi jika harus duduk bersama mendengarkan keluh kesah hati rakyat.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ayo klik.... klik... klik.... link ini !

Polling Blog

Apakah blog ini menarik ?

Powered by BooRoo.com

Sangat menarik0%
Cukup menarik0%
Kurang menarik0%

Create a Free Web Poll

www.m-edukasi.web.id blog guru
Sahabat Edukasi
MataSinema
Gelang merah untuk anak Indonesia